Kepemimpinan Demokratis dan
Kontingensi merupakan gaya atau tipe kepemimpinan seseorang yang berusaha untuk
menempatkan Manusia sebagai faktor utama dan terpenting peningkatan kinerja
pegawai serta mampu memecahkan berbagai macam permasalahan yang terjadi pada
suatu birokrasi dalam situasi tertentu.
kinerja pegawai
erat kaitannya dengan hasil pekerjaan seseorang dalam suatu organisasi, hasil
pekerjaan tersebut dapat menyangkut kualitas, kuantitas, dan ketepatan waktu.
Kinerja pegawai tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan dan keahlian dalam
bekerja, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh semangat kerjanya.
Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui sejauh mana Pengaruh Kepemimpinan Demokratis dan Kontigensi Terhadap
Kinerja Pengawai. Sesuai dengan penelitian tersebut, maka jenis penelitian yang
di gunakan adalah penelitian deskriftif kualitatif.Penelitian deskriftif adalah
uraian,paparan atau keterangan.Tujuan penelitian deskriftif adalah untuk
mengetahui paparan,uraian terhadap suatu kasus yang sedang diteliti. Dengan
mengetahui paparan ini maka diharapkan peneliti dapat menganalisis dan
memecahkan suatu masalah secara sistematis,faktual dan akurat mengenai
fakta-fakta yang didapat suatu daerah tertentu.Menurut (Sugiyono,2008), penelitian deskriftif ialah suatu penelitian yang mendeskripsikan sejumlah variabel yang
berkenaan dengan masalah yang diteliti tanpa mempersoalkan hubungan antar
variable.
Dari
serangkain proses Analisis yang di lakukan di peroleh kesimpulan pokok yaitu
upaya pegawai dalam memperbaiki kinerja adalah dengan tidak adanya pengaruh
kepemimpinan Demokratis dan Kontigensi dengan pegawainya. Dengan menumbuhkan
kepemimpinan Situsional maka dianggap paling efektif untuk merubah pengaruh
pemimpin yang Demokratis dan Kontigensi.